Rumah…
Benda itulah yang saat ini terbayang-bayang di benak ini,
Ah…
Otakku selalu berputar guna mencari jalan guna mendapatkan rumah impian yang selalu terbayang di pelupuk mata…
Gimana ya caranya, biar aku punya rumah sendiri di jakarta.
Ssepertinya setiap bertambah detik waktu harga rumah juga bertambah mahal, biaya hidup semakin membengkak, tapi sayangnya membengkaknya biaya hidup tidak diikuti dengan membengkaknya penghasilan….
Betapa nikmatnya, punya rumah mungil yang indah, dengan taman kecil di depannya, tempat bersenda gurau dengan keluarga.
Terbayang saat pulang kantor aku sibuk menyiram tanaman, sibuk memberi makan burung-burung yang menjadi penghias taman.

Ah.. rumah impian masih jauh di atas angan..
Tapi aku yakin dengan niat yang kuat dan usaha yang maksimal semua cita-cita pasti tercapai..
akhirnya aku bertanya pada diri sendiri
” PUNYA RUMAH DULU ATAU NIKAH DULU…”
Suatu pilihan yang masih menjadi angan…

Nizar