mengapa hidup ruwet? karena kita terlalu banyak
menggunakan pikiran… kadang pikiran yang tidak
perlu.
pagi-pagi baca koran tambahan penggangguran 1 juta
karena kenaikan BBM. terus baca lagi, tawuran antar
warga, karena stress..
tugas kita banyak banget.. harus ini-harus itu, email
banyak banget menumpuk. terlalu banyak informasi
masuk ke otak.
padahal kita banyak melupakan hal-hal yang penting:
kita melakukan problem solving padahal melupakan
berbuat kebaikan
kita memikirkan tentang tagihan-tagihan dan melupakan
inovasi baru
kita memikirkan resiko, kekhawatiran akan naiknya
bunga bank, dan melupakan sahabat-sahabat kita yang
membutuhkan bantuan kita.
kita membaca terlalu banyak informasi dan melupakan
saat untuk merenung dengan tenang, menyukuri karunia
Allah
kita banyak mengambil tindakan-tindakan memecahkan
masalah namun melupakan cara membedakan kejujuran,
kebenaran, kebaikan, dan melupakan hati nurani kita…
kita semakin jauh dari diri kita yang sesungguhnya..
padahal,
jawaban ada di depan mata, kesempatan ada di depan
mata, dan tinggal kita melangkah ke arah yang benar.
Disadur dari tulisan Ir. Goenardjoadi Goenawan MM.
